29 April 2018

5 Framework PHP Terpopuler Tahun 2018

5 Framework PHP Terpopuler Tahun 2018
Hallo Kepoers, sudah cukup lama saya tidak post artikel baru di blog saya. Pada kesempatan kali ini, saya ingin membagikan informasi mengenai 5 Framework PHP Terpopuler Tahun 2018. Penilaian "Terpopuler" ini saya dapatkan dari jumlah Stars dalam situs Github. Penasaran siapa saja yang menduduki 5 peringkat ini? Cek langsung dibawah ini..

5. Phalcon - 8.887 Stars
5 Framework PHP Terpopuler Tahun 2018
Phalcon dibuat pada 14 November 2012 oleh Andrés Gutiérrez dan timnya. Phalcon memiliki tagline "High performance, full-stack PHP framework delivered as a C extension". Tidak seperti Framework pada umumnya, Phalcon dibuat tidak hanya dengan PHP tetapi bahasa pemrograman Zephir dan C, yang membuat performa dan kecepatannya merupakan salah satu yang terbaik. Fitur - fitur yang ada pada Phalcon antara lain, MVC/HMVC, REST Server, Template Engine, dan masih banyak lagi. Kalian bisa mengunjungi situs resminya, disini..

4. Yii2 - 11.897 Stars
5 Framework PHP Terpopuler Tahun 2018
Yii2 adalah Framework yang dibuat pada Oktober 2014. Merupakan penerus dari Yii yang dibuat pada Desember 2008. Yii memiliki tag line "The Fast, Secure and Professional PHP Framework". Yii menjadi salah satu Framework PHP tertua ketiga setelah CodeIgniter dan Symfony. Fitur - fitur pada Yii2 antara lain, MVC, Builder (Login and logout, Bootstrap UI template, dll.), Migration, dan masih banyak lagi. Kalian bisa mengunjungi situs resminya, disini..

3. CodeIgniter - 16.035 Stars
5 Framework PHP Terpopuler Tahun 2018
CodeIgniter adalah Framework yang dibuat pada 28 Februari 2006 dibawah naungan EllisLab. Merupakan Framework PHP tertua kedua setelah Symfony. CodeIgniter adalah framework yang paling mudah untuk digunakan, baik itu cara install hingga production. Fitur - fitur pada CodeIgniter antara lain, MVC/HMVC, Syntax Builder, dan masih banyak lagi. Kalian bisa mengunjungi situs resminya, disini..

2. Symfony - 17.395 Stars
5 Framework PHP Terpopuler Tahun 2018
Symfony adalah Framework  yang dibuat pada 22 Oktober 2005 oleh kontributor Symfony itu sendiri. Symfony memiliki tag line "Symfony is a set of PHP Components, a Web Application framework, a Philosophy, and a Community — all working together in harmony". Ada beberapa bagian pada Symfony yang juga digunakan pada Laravel. Fitur - fitur pada Symfony antara lain, MVC, Template Engine, Syntax Builder, dan masih banyak lagi. Kalian bisa mengunjungi situs resminya, disini..

1. Laravel - 42.509 Stars
5 Framework PHP Terpopuler Tahun 2018
Laravel adalah Framework yang dibuat pada 9 Juni 2011 oleh Taylor Otwell dan timnya. Laravel memiliki tag line "The PHP Framework For Web Artisans". Laravel menjadi framework dengan jumlah GitHub stars terbanyak hingga saat ini. Fitur - fitur pada Laravel antara lain, MVC, Template Engine, REST Server, dan masih banyak lagi. Kalian bisa mengunjungi situs resminya, disini..

PHP bisa dibilang adalah bahasa pemrograman yang memiliki banyak Framework. Masih ada beberapa lagi yang memang saya tidak masukkan dalam kategori pada artikel saya saat ini. Dengan banyaknya Framework, menjadikan PHP adalah bahasa pemrograman yang masih populer untuk membuat aplikasi web.

Dari daftar di atas, saya sendiri pernah menggunakan CodeIgniter dan Laravel. Menurut saya pribadi, CodeIgniter adalah Framework yang paling mudah untuk dipelajari dan juga konfigurasi pada hosting. Hanya dengan copy-paste pada folder tertentu, CodeIgniter sudah bisa dijalankan.
Akan tetapi, GitHub Star memang tidak bisa bohong. Laravel lebih baik menurut saya jika dibandingkan dengan CodeIgniter. Banyak sekali fitur yang dimilikinya, sehingga Laravel layak memiliki predikat Framework terpopuler atau bahkan yang terbaik. Fitur yang paling saya suka adalah mudahnya konfigurasi REST dan juga membuat aplikasi web dengan teknologi Single Page Application.

Sekian dari saya. Semoga daftar Framework di atas dapat menjadi pertimbangan bagi kalian yang ingin mempelajari PHP lebih dalam lagi. Jangan hanya sekedar belajar PHP Native, karena sesungguhnya menggunakan Framework menjadi lebih mudah.
Terima kasih..

Referensi:
Gambar, Informasi : Wikipedia
Lainnya: Situs masing-masing Framework dan pengalaman pribadi

08 March 2018

Toko Online dengan Framework CodeIgniter

Toko Online dengan Framework CodeIgniter
Hallo kepoers, kembali lagi dengan saya. Pada kesempatan kali ini, saya akan membagikan pengalaman saya dalam membuat aplikasi web. Nah, aplikasi web yang saya buat ini mengenai toko online. Seperti apa sih aplikasinya? Silahkan baca rinciannya dibawah ini.

Toko online ini menggunakan bahasa pemrograman PHP dengan framework yang digunakan adalah CodeIgniter. Toko online ini terdapat beberapa fitur, diantaranya adalah membeli banyak barang, menambah jumlah barang, total barang, id pembelian, dll. Akan tetapi, belum dilengkapi dengan login user.

Terlepas dari kekurangannya, tampilan toko online ini dijamin kekinian banget. Kenapa? karena tampilan yang ada dibuat menggunakan framework Bootstrap. Halaman adminnya pun dibuat dengan tampilan khas dari AdminLTE.

Berikut beberapa tampilan dari aplikasi web toko online:

Toko Online dengan Framework CodeIgniter
Halaman Awal


Toko Online dengan Framework CodeIgniter
Login Admin


Toko Online dengan Framework CodeIgniter
Halaman Admin

Tunggu apa lagi? Bagi kalian yang sudah kepo banget seperti apa kode programnya, kalian bisa download dengan mengklik tombol di bawah ini.


Kalau ada pertanyaan, bisa kalian tulis melalui kolom komentar. Terima kasih.

19 February 2018

Seperti Apakah Tes Aptitude itu?

Seperti Apakah Tes Aptitude itu?
Hai Kepoers, udah cukup lama saya tidak membuat artikel baru. Pada kesempatan kali ini, saya akan memberikan pengalaman saya dalam perkuliahan.

Salah satu syarat kelulusan di Universitas Gunadarma adalah telah mengikuti Tes Aptitude. Apakah kalian mengetahuinya? kira - kira, apakah itu tes aptitude?. Tes Aptitude bisa dibilang adalah tes psikotes. Kalian akan diperintahkan untuk mengerjakan beberapa soal dengan waktu yang telah ditentukan. Menurut informasi yang saya dapatkan, tes aptitude akan menghasilkan nilai dari kepribadian kita. Untuk lebih detailnya seperti apa, saya sendiri belum mengetahuinya.

Paa tanggal 17 Februari 2018, saya mendapatkan kesempatan untuk mengikuti tes aptitude. Beberapa hari sebelumnya, bagian aptitude akan mengirimkan email kepada perwakilan kelas sebagai pemberitahuan untuk melakukan tes. Saya mengikuti tes bersama-sama dengan teman satu kelas. Ruangan tesnya sendiri berlokasi di D322 (sebagian ada yang di D335) dan waktu tesnya adalah jam 11.00 s/d 14.30 (2jam 30menit lama tesnya). Soal dari tes aptitude lumayan banyak, yang telah dibagi menjadi beberapa bagian.

Pertama, ada tes mengisi pilihan ganda. Disini, ada beberapa peraturan yang harus dimengerti, seperti cara memberikan jawaban yang benar. Soalnya ada sekitar 40 - 50 yang dibagi ke beberapa tipe soal.

Kedua, ada tes isian. Disini, ada instruktur yang akan membacakan pertanyaan sebanyak 10 pertanyaan. Pertanyaannya sangat unik. Benar - benar hanya kamu sendiri yang dapat menjawabnya. Yang paling saya ingat adalah pertanyaan "Kalau anda tersesat di hutan, bagaimana kamu dapat keluar?" dan saya menjawabnya dengan sangat singkat, yaitu "Menggunakan insting".

Ketiga, ada tes yang menggunakan lembar jawaban ORM. Ada total 3 lembar jawaban. Sebenarnya sama seperti tes pertama, akan tetapi cara menjawabnya lumayan ribet, yaitu dilingkari seperti saat UAS. Soal yang perlu dijawab pun lebih banyak dengan waktu yang cukup singkat.

Sekian gambaran Tes Aptitude yang dapat saya berikan. Maaf apaabila tidak menjelaskan secara keseluruhan, agar teman - teman tetap dapat merasakan sensasi Tes Aptitude ini.
Terima kasih.

04 January 2018

Contoh Proposal Proyek

Kelompok 6 - 4IA09

Anggota :
1. Andriannus Parasian (51414161)
2. Andry Darsono (51414172)
3. Arianto Wibowo (51414552)
4. Hamda Prayoga (54414716)
5. Irma Azalia (55414459)


Contoh Proposal Proyek

Contoh Proposal Proyek

Contoh Proposal Proyek

Contoh Proposal Proyek

Contoh Proposal Proyek

Contoh Proposal Proyek

Contoh Proposal Proyek

Contoh Proposal Proyek

Contoh Proposal Proyek

Contoh Proposal Proyek

Contoh Proposal Proyek

Sekian dari saya, apabila ada teman - teman yang memiliki kredit dari proposal proyek diatas, dapat kontak ke saya. Saya lupa menyimpan linknya. Terima kasih..

Referensi:
CV. Dhia Nailah

19 November 2017

Laporan Akhir Lab TI (JKL) Universitas Gunadarma

Laporan Akhir Lab TI (JKL) Universitas Gunadarma
Hai kepoers, ketemu lagi nih... Bagi kalian yang sudah menempuh semester 7 di Univ. Gunadarma, maka kalian akan merasakan Laboratorium Teknik Informatika dengan mata praktikum Jaringan Komputer Lanjut (JKL). Praktikum tersebut terdiri dari 7 pertemuan + 1 Ujian. Jadi ada 7 Laporan Akhir yang akan kalian buat.

Pada praktikum JKL ini, kalian akan belajar mengenai jaringan. Dimana salah satunya adalah mengenai Virtual Local Area Network (VLAN).

Untuk mempermudah kalian, saya akan membagian Laporan Akhir yang sudah saya pernah buat sebelumnya. Kalian hanya perlu menekan tombol download di bawah ini sesuai kebutuhan kalian.





16 November 2017

Laporan Akhir Lab TI (PWEB) Universitas Gunadarma

Laporan Akhir Lab TI (PWEB) Universitas Gunadarma
Hai kepoers, ketemu lagi nih... Bagi kalian yang sudah menempuh semester 7 di Univ. Gunadarma, maka kalian akan merasakan Laboratorium Teknik Informatika dengan mata praktikum Pemrograman Web (PWEB). Praktikum tersebut terdiri dari 7 pertemuan + 1 Ujian. Jadi ada 7 Laporan Akhir yang akan kalian buat.

Pada praktikum PWEB ini, kalian akan belajar mengenai bahasa pemrograman yang digunakan untuk membuat sebuah website. Adapun bahasa pemrograman yang akan dipelajari adalah HTML5, CSS3, PHP dan Framework dari bahasa pemrograman tersebut. 

Untuk mempermudah kalian, saya akan membagian Laporan Akhir yang sudah saya pernah buat sebelumnya. Kalian hanya perlu menekan tombol download di bawah ini sesuai kebutuhan kalian.










loading...